Jualan Polo Pendem Kukus, Usaha Kuliner Tradisional yang Super Cuan

Posted on

Di era modern seperti sekarang, pilihan kuliner memang semakin beragam. Mulai dari jajanan viral di media sosial hingga camilan dengan tampilan estetik. Semuanya berlomba-lomba menarik perhatian konsumen, khususnya generasi muda. Namun di tengah maraknya makanan modern, eksistensi jajanan tradisional ternyata tidak pernah tergeser. Salah satunya adalah tren jualan polo pendem kukus.

Fenomena tersebut menjadi bukti bahwa tren nostalgia dalam makanan bisa menjadi ladang bisnis yang menguntungkan. Tak sedikit pelaku usaha yang mulai menjual polo pendem kukus dalam berbagai varian. Tentunya dengan peluang omzet harian yang cukup menggiurkan.

Jualan Polo Pendem Kukus
Istock

Macam-macam Varian Polo Pendem Kukus

Sebelum membahas lebih jauh soal jenis-jenis yang bisa dijual, ada baiknya kita pahami dulu apa itu polo pendem. Dalam bahasa Jawa, istilah ini menggambarkan jenis makanan yang berasal dari umbi-umbian yang tumbuh di dalam tanah.

Nama “pendem” sendiri berarti “terpendam”, merujuk pada cara tumbuhnya umbi-umbian ini yang tersembunyi di bawah permukaan tanah. Di zaman orang tua kita dulu, bahkan saat era kakek-nenek, polo pendem merupakan makanan pokok atau camilan favorit yang sangat umum ditemui.

Namun, seiring perkembangan zaman dan masuknya berbagai jenis makanan instan atau impor, pamor polo pendem mulai memudar. Kendati demikian, beberapa pelaku usaha kuliner justru melihat peluang besar dari keterbatasan itu. Mereka menghadirkan kembali polo pendem dalam bentuk yang lebih menarik dan ramah untuk berbagai selera.

Salah satu contoh nyata adalah penjual bernama Dik Supri, yang videonya viral di TikTok melalui akun @arimadione. Dalam video tersebut, terlihat ia menjual aneka jenis polo pendem dengan harga seribuan saja per biji.

Meski terlihat sederhana, omzet yang ia hasilkan sangat luar biasa. Dalam satu hari, ia bisa mengisi ulang panci besar berisi polo pendem hingga 5 kali penuh. Membuktikan bahwa peminat jajanan ini masih sangat banyak, bahkan di kalangan anak muda sekalipun. Nah, bagi yang ingin menjajal, berikut beberapa varian jualan polo pendem kukus terlaris.

1. Ubi Cilembu

Ubi khas daerah Cilembu, Jawa Barat, ini sangat terkenal karena rasa manis alaminya yang keluar pasca pengukusan. Gula alaminya akan mencair dan memberikan sensasi karamel saat masuk mulut. Teksturnya pun lembut dan legit, menjadikannya salah satu primadona dalam jajanan polo pendem kukus.

2. Ubi Madu Oren/Ungu

Ubi madu berwarna oren atau ungu memiliki kandungan nutrisi tinggi dan warna yang mencolok. Sangat cocok untuk menarik perhatian pembeli. Ubi ungu juga tinggi antioksidan, sehingga bisa kita jual dengan embel-embel “sehat” untuk konsumen yang peduli gizi.

3. Singkong Kukus

Selanjutnya ada singkong sebagai bahan yang sangat terjangkau dan mudah kita olah. Kukus singkong hingga empuk, lalu sajikan dengan kelapa parut dan sedikit taburan gula pasir atau gula merah serut. Biasanya, para tukang jualan polo pendem kukus juga menawarkan taburan lain seperti keju. Kombinasi tersebut sangat menggugah selera, apalagi jika kita jual dalam kemasan kecil ramah kantong.

4. Kentang Kukus

Meskipun kentang lebih populer dalam bentuk gorengan atau mashed potato, kentang kukus juga memiliki penggemarnya tersendiri. Kentang bisa kita kukus lalu diberi topping keju parut, sambal, atau bahkan saus mayo untuk memberikan sentuhan modern. Kendati demikian, jika ingin memakan langsung juga tak kalah nikmat.

5. Labu Kuning

Labu kuning yang kita kukus akan memiliki tekstur lembut dan rasa manis alami. Untuk menambah nilai jual, labu bisa disajikan bersama parutan kelapa atau gula merah. Apabila ingin lebih praktis, versi original juga tak kalah best seller.

6. Jagung dan Pisang Kukus

Walaupun tidak tergolong umbi, jagung dan pisang sering penjual masukkan dalam jajanan polo pendem. Ini karena sifatnya yang serupa saat dikukus. Jagung manis kukus bisa kita sajikan dengan mentega dan keju parut. Sementara pisang kukus bisa ditambahkan topping coklat atau keju untuk variasi kekinian.

Modal Kecil, Untung Maksimal

Keunggulan utama dari jualan polo pendem kukus adalah modalnya yang relatif kecil. Bahan bakunya mudah kita temukan di pasar tradisional dan harganya stabil. Alat masak yang dibutuhkan pun hanya panci kukusan besar dan kompor.

Untuk kemasan, cukup gunakan kertas nasi atau mika plastik sederhana. Dalam kondisi ideal, pedagang mungkin hanya membutuhkan modal sekitar Rp200.000–Rp300.000 per hari. Sudah mencakup bahan baku dan peralatan. Hasilnya bisa mendapat omset berkali lipat jika pemasarannya tepat.

Kunci sukses jualan polo pendem kukus adalah penampilan dan penyajian yang menarik. Tambahkan kreativitas pada kemasan atau beri nama unik pada setiap jenis polo pendem. Ini agar pembeli mudah mengingat. Jualan bisa kita mulai dari rumah atau bahkan dijajakan lewat media sosial dengan layanan pesan antar.