Tips Memulai Usaha Donat Rumahan untuk Pemula

Posted on

Mau mulai usaha donat rumahan tapi masih bingung harus mulai dari mana? Tenang, kamu tidak sendiri. Banyak orang yang ingin terjun ke bisnis makanan ringan tapi ragu dengan langkah awalnya.

Usaha donat itu sebenarnya menyenangkan. Selain bisa menghasilkan cuan, kamu juga bisa sambil menyalurkan hobi masak. Tapi tetap perlu strategi biar dagangan tidak cuma sekadar enak tapi juga laris.

Donat Rumahan
instagram.com

Tips Memulai Usaha Donat Rumahan

Biar lebih siap, yuk simak tips-tips penting buat yang mau terjun langsung ke dunia bisnis donat. Siapa tahu, dari dapur rumah justru bisa jadi ladang rezeki yang manis.

Kenali Dulu Peluang Usahanya

Donat termasuk salah satu camilan yang terus punya penggemar dari dulu sampai sekarang. Rasanya manis, empuk, dan mudah disukai banyak orang. Jadi tidak heran kalau jualan donat punya prospek yang menjanjikan.

Awalnya donat dikenal dengan bentuk bulat dan lubang di tengahnya. Tapi sekarang, tampilannya makin beragam. Ada donat isi krim, donat bulat tanpa lubang, sampai donat kentang yang lembut dan ringan. Itu artinya, kamu bisa berkreasi sesuka hati biar beda dari yang lain.

Peluang usaha donat juga besar karena targetnya luas. Anak-anak suka, orang tua juga doyan. Kamu bisa jual ke tetangga, titip di warung, atau jual online pakai media sosial. Jangan lupa, jaga kualitas biar yang beli mau balik lagi.

Mulai dari Hal Sederhana

Tidak perlu langsung produksi besar-besaran untuk memulai usaha donat rumahan. Bisa mulai dengan alat seadanya yang ada di dapur rumah. Kalau belum punya mixer, adonannya bisa diuleni pakai tangan dulu. Yang penting semangat dan kemauan buat belajar.

Coba cari resep yang sesuai sama selera pribadi dan orang sekitar. Tes dulu rasa dan tekstur donat buatan. Kalau sudah pas, baru deh kamu bisa mulai jual ke orang lain. Bisa lewat grup chat warga atau pamer di media sosial.

Biar makin menarik, kreasikan topping atau isiannya. Pakai meses, keju, cokelat leleh, atau bahkan filling krim. Kemasan juga penting lho, karena pembeli suka yang terlihat rapi dan bersih.

Siapkan Modal Secukupnya

Melansir dari detik.com, usaha rumahan seperti donat rumahan tidak harus dimulai dengan modal besar. Untuk awal, cukup siapkan uang untuk bahan-bahan dasar. Tepung terigu, telur, gula, margarin, ragi, dan susu sudah cukup untuk percobaan pertama.

Kalau memang niat serius, bisa invest sedikit demi sedikit untuk beli alat tambahan. Seperti timbangan, baskom besar, atau loyang. Harga mixer memang lumayan, tapi bisa kamu pertimbangkan nanti kalau bisnis sudah mulai berkembang.

Selain bahan dan alat, jangan lupa sisihkan dana buat kemasan. Plastik sablon atau box kecil bisa membuat donat kamu terlihat lebih menarik dan berkelas. Apalagi kalau diberi label nama usaha sendiri.

Bikin Branding yang Menarik

Nama produk donat rumahan bisa membuat bisnis lebih mudah dikenal. Pilih nama yang simpel dan mudah diingat. Setelah itu, buat desain label sederhana untuk ditempel di kemasan. Bisa juga tambahkan nomor yang bisa dihubungi pembeli.

Label dan kemasan jadi penanda bahwa usaha kamu serius. Orang juga lebih percaya beli makanan dari penjual yang punya identitas jelas. Branding itu bukan cuma soal tampilan, tapi juga soal kepercayaan pembeli.

Biar makin dikenal, kamu bisa aktif promosi di media sosial. Posting foto donat setiap hari, kasih caption lucu, dan ajak teman buat bantu sebarin. Kalau kamu rajin update dan responsif, pelanggan pun makin tertarik beli.

Kalau dagangan sudah mulai laku, jangan langsung puas. Pastikan kualitas donat rumahan tetap sama setiap harinya. Rasa, tekstur, dan tampilan harus konsisten. Karena pembeli suka kecewa kalau rasanya berubah-ubah./Latif